Setiap orang memiliki kebiasaan
buruk yang ternyata kebiasan buruk
adalah sesuatu yang sulit untuk
dirubah, bahkan jika kamu tidak
bersungguh-sungguh ingin
merubahnya maka kebiasaan buruk itu akan selalu melekat pada diri
kamu dan pada akhirnya kamu akan
merasa rugi memiliki kebiasaan buruk tersebut. Kebiasaan buruk yang dimiliki orang
macam-macam, ada yang
kebiasaan buruk tersebut bersifat
dan terlihat pada fisik kamu
misalnya, jika makan, mulut kamu
tak pernah tak bersuara, atau kamu memiliki kebiasaan suka meminjam
barang orang lain, sekali dua kali
mungkin wajar tetapi kamu lebih
menyenangi barang orang lain
dibandingkan dengan kepunyaan
kamu sendiri, kebiasaan buruk lainnya misalnya kamu termasuk orang yang senang bergosip.
Kamu ingin lepas dari kebiasaan
buruk kamu itu ? ikuti kiat dibawah
ini :
1. Bertahap
Jika kamu menginginkan suatu
perubahan, jangan lakukan
perubahan itu secara drastis,
lakukanlah secara bertahap, dimulai
dari hal yang sekecil-kecilnya untuk kemudian kamu lanjutkan pada
tahapan yang lebih berat dan begitu
seterusnya. Perubahan secara
drastis dan mendadak akan
membuat kamu tersiksa karenanya,
karena kebiasaan yang kamu lakukan mau tidak mau telah
membuat kamu terbiasa, dan
kalopun kamu mampu merubah
kebiasaan buruk kamu secara
drastis maka tak lamam sesudahnya
kamu akan kembali melakukan kebiasan buruk itu, sedangkan
tahapan–tahapan yang akan kamu lakukan untuk mencapai perubahan
akan membuat kamu kian hari kian
melupakan apa yang sering kamu
lakukan.
2. Bergaul Di Lingkungan Yang
Mendukung Proses Penyembuhan Kamu
Jika kamu seorang yang suka
bergosip dan ingin menghilangkan
kebiasan buruk itu maka jangan
berada dilingkungan yang dipenuhi
orang-orang yang suka bergosip, tempatkan diri kamu di tempat yang
dapat mendukung kesembuhan
kamu, kalopun kamu masih tak bisa
menahan kecerewetan kamu,
mengapa tidak kamu gosipkan suatu cerita yang membuat pengetahuan kamu bertambah, membicarakan
pendidikan yang sedang kamu
dalami, ataupun membicarakan
mengenai kerjaan kamu dan bagaimana cara kamu menyelesaikan suatu masalah dalam
kantor kamu. Bukankah itu lebih
meguntungkan bagi kamu, bisa
berkumpul sambil bertukar kiat dan
pengalaman kerja.
3. Kemauan Dan Niat
Kamu ingin berubah tetapi kamu
tidak memiliki kemauan dan niat
yang sungguh-sungguh, jangan
berharap perubahan itu akan kamu
dapatkan, suatu perubahan akan kamu raih jika kamu benar-benar
menjalankan proses atau upaya
peyembuhan dengan kemauan yag
keras, niat yang tidak setengah-
setengah dan tentu saja usaha dari
diri kamu sendiri. . Menyadari Segala Bentuk Kerugian
Dari Kebiasaan Buruk Kamu
Selami dan pahami dahulu kebiasaan
buruk kamu, pikirkan dampak
negatif yang akan kamu dapatkan
jika kebiasaan buruk itu tetap melekat pada diri kamu, dengan
begitu kamu akan terdorong untuk
menghilangkannya.
4. Bersabar dan Optimis
Jangan mudah putus asa jika
perubahan belum juga kamu
rasakan, seperti sebelumnya
perubahan melalui tahapan dan
proses yang panjang , tidak asal, perlu waktu dan perlu usaha karena itu kamu harus bersabar. Optimis
penting untuk kemajuan kamu ke
arah yang lebih baik. Jangan takut
untuk terus mencoba dan bertahan.
Tidak ada sesuatu kemajuan yang
didapatkan dengan mudah.
5. Berdoa
Tak lepas dari segala usaha kerja
keras kamu, berdoa adalah hal yang
harus kamu lakukan, meminta segala
yang ingin kamu minta kepada
Tuhan, usahakan agar kamu tak lepas dari doa, karena itulah yang
mendukung keberhasilan kamu.
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 27 Januari 2011
Formula Rahasia Berpikir Positif Untuk Mengubah Kehidupan
Para sahabat yang tercinta, Berikut saya sharing tulisan yang
amat bagus dari sahabat saya, Prof
Dr. Roy Sembel dan Sandra Sembel. Tulisan ini terlalu sayang untuk saya
nikmati sendiri.
Semoga terinspirasi. Formula Rahasia Berpikir Positif Oleh:Prof. Dr. Roy Sembel & Sandra
Sembel Ubahlah cara berpikir Anda, maka Anda akan dapat mengubah
kehidupan Anda, begitu kata
pepatah. Pepatah ini juga sudah
banyak dijadikan judul buku dan judul artikel. Nah, jika Anda ingin memiliki
kehidupan yang sukses dan
berbahagia, berpikirlah sukses dan
bahagia. Intinya, berpikirlah positif.
Bagaimana caranya? Simak formula
rahasia berpikir positif berikut. Kekuatan Berpikir Positif Mengapa kita harus berpikir positif? Mungkin hal ini tidak lagi rahasia.
Kita perlu berpikir positif agar
mendapatkan hasil yang positif?
Mengapa bisa demikian? Melihat Positif.
Bepikir positif membuat kita fokus
pada hal-hal yang positif. Seperti
juga pengalaman masa kecil penulis
ketika menghilangkan kejenuhan
dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung. Bersama anak-anak lain di dalam mobil, kami berlomba
menemukan mobil berwarna merah.
Siapa yang terlebih dulu melihat
mobil merah, ia bisa menepuk
punggung lawannya. Yang menang
adalah yang paling banyak menepuk punggung lawannya. Ternyata sepanjang jalan, banyak
sekali ditemui mobil warna merah,
sehingga kamipun tidak merasa
bosan dan tak terasa sudah tiba di
tempat tujuan. Pelajaran yang bisa
diambil disini, jika kita berpikir positif, kita akan termotivasi untuk
menemukan hal-hal yang positif
dalam hidup ini. Mungkin saja ada hal-hal lain yang
tidak positif, walaupun hal itu harus
kita alami juga, tetapi kita tidak
akan putus asa, karena fokus
perhatian kita jauh melampaui hal-
hal yang negatif tersebut kepada hal-hal positif dibalik yang non-
positif. Berbicara Positif.
Coba perhatikan dua ucapan di
bawah ini. Keduanya
mengekspresikan ketidakhadiran
pada sebuah acara pertemuan yang
diusulkan. “Maaf pak, besok saya tidak bisa ikut menghadiri pertemuan dengan
Anda, karena sudah ada acara lain
yang sudah terjadwal. Apakah
pertemuan bisa kita jadwal
ulang?” “Pak, saya bisa menyediakan waktu khusus untuk pertemuan
dengan bapak, pada hari Rabu atau
Jum’at. Bagaimana dengan Bapak? Apakah bapak bisa bertemu
hari Rabu atau Jum’at?” Ucapan pertama terlihat lebih fokus
pada diri sendiri, dan
menomorduakan orang lain.
Sedangkan ungkapan kedua
terdengar lebih positif, karena lebih
fokus perhatian pada lawan bicara, sehingga lawan bicara lebih merasa
dihargai. Hasilnya, tentunya lebih positif yang
kedua. Jadi, dengan berpikir positif,
kita juga terdorong untuk berbicara
positif. Kita termotivasi untuk tulus
menyampaikan dan
mengekspresikan emosi positif kita pada orang-orang sekitar, sehingga
merekapun merasa nyaman berada
didekat kita karena terhibur dengan
kata-kata positif tersebut. Mendengar Positif.
Berpikir positif juga membantu kita
untuk mensortir segala sesuatu yang
kita dengar atau membantu kita
menyimak segala sesuatu yang kita
dengan dengan lebih positif. Coba perhatikan dua komentar
berikut mengenai sebuah kuliah
yang baru saja dihadiri.
“Ah, kuliah tadi sama sekali tidak menyenangkan, tidak bermanfaat,
dan membosankan. ” “Kuliah tadi mengajarkan saya mengenai hal-hal penting untuk
menjadi pembicara yang menarik. ” Dengan berpikir positif, kita bisa
melihat kesempatan dalam
kesempitan, kita bisa menyimpulkan
hal positif dari apapun yang kita
dengar. Mendengarkan kritikan dan
ejekan, bisa memotivasi kita untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri. Mendengar pujian juga memotivasi
kita untuk lebih meningkatkan diri.
Mendengar penyampaian masalah,
kita terpacu untuk melihat
kesempatan emas dibalik masalah
tersebut. Bertindak positif.
Tentunya apa yang kita pikirkan
itulah yang kita jalankan. Jika kita
fokuskan pikiran kita untuk pergi ke Surabaya , maka kita akan tiba di Surabaya. Jika kita fokuskan pikiran
kita untuk menyelesaikan sebuah
pekerjaan, maka kita akan
mengerahkan seluruh upaya untuk
menyelesaikan pekerjaan tersebut,
dan pekerjaan tersebut pasti akan terselesaikan. Demikian pula jika kita memikirkan
hal-hal yang positif, maka kita akan
terdorong untuk melakukan hal-hal
yang positif, sehingga kita juga
pasti akan mendapatkan hal-hal
yang positif. Seorang wanita yang berasal dari
keluarga yang hidup kurang, sejak
remaja ingin menjadi dokter,
akhirnya karena ia berpikir ia bisa,
berbagai kendala dan kegagalan
bukan dianggap sebagai kegagalan, karena pikirannya melampaui
kegagalan dan masalah, sehingga
akhirnya iapun dapat meraih cita-
citanya, walaupun ia harus melewati
jalan dan perjuangan panjang
untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. Berpikir Kreatif.
Ternyata berpikir positif juga
mendorong kita untuk berpikir alternatif. Karena fokus kita pada hal-hal yang positif, maka jika
perjalanan kita terhalang oleh hal-
hal yang non-positif, kita bisa
berpikir panjang untuk memutar
otak menemukan ide-ide baru,
alternatif baru untuk melompati masalah atau tantangan yang
menghadang. Jadi, seperti kata pepatah, jika
tidak ada rotan, akarpun jadi. Jika
satu cara tidak bisa, pasti ada cara
lain untuk sukses. Formula Berpikir Positif Setelah kita mengenal kekuatan
berpikir positif, lalu bagaimana
caranya kita mulai berpikir positif. Self-Talk.
Rahasia yang pertama ini
diungkapkan oleh Joel Chue,
seorang penulis buku ` Secrets to unlocking your real potentials.
Menurut Joel, di awal hari, sebelum
kita memulai berbagai kegiatan kita
atau bahkan di hari sebelumnya, kita
perlu berkata pada diri kita bahwa
hari ini kita akan berpikir positif, bertindak positif, berkata positif,
dan meraih hal-hal yang positif. Lalu, kita putar `film kegiatan kita’ di hari itu, dan mencoba mencari
celah mengenai hal-hal positif apa
yang bisa kita terapkan hari itu.
Biasa menjadi luar biasa. Kalau
rahasia yang satu ini sudah
diungkapkan oleh Howard Schultz yang berhasil menjadikan kedai kopi
biasa menjadi luar biasa, bahkan
menjadi menggurita di seluruh
dunia. Jadi, jika Anda bosan dengan hal-
hal yang biasa, coba jadikan luar
biasa dengan cara yang berbeda
atau untuk tujuan yang berbeda,
sehingga hasilnya juga akan secara
signifikan berbeda. Melihat Kedepan.
Banyak orang yang menjadi putus
asa karena mereka hanya
memfokuskan pikiran dan
pandangan mereka pada hal-hal
yang berada di depan mata mereka saja. Mereka tidak mau menunggu
atau mencoba untuk melihat dari
sudut pandang yang berbeda untuk
mendapat pandangan yang
berbeda, atau melihat dengan lebih
luas, sehingga bisa melihat secara lebih lengkap apa yang sedang
terjadi, bukan hanya apa yang
berada di hadapan mereka. Jika seorang buta hanya memegang
ekor gajah yang kecil, maka ia
berpikir bahwa yang dihadapannya
adalah binatang kecil. Tetapi jika ia
mau menganalisa dengan lebih
menyeluruh, maka ia bisa menemukan bahwa yang ia hadapai
adalah binatang yang besar, yang
ada dihadapannya hanyalah
sebagian kecil dari tubuh binatang
tersebut, yaitu, ekornya yang kecil. Demikian juga dengan kita.
Seringkali kita terpana pada
kesulitan kecil, kita tidak mau
melihat `hadiah’ dibalik kesulitan yang sudah menunggu kita. Dengan berpikir positif, kita akan
termotivasi untuk melihat jauh
kedepan, sehingga kesulitan hari ini
tidak akan menjadi batu sandungan
bagi kita untuk maju. Berpikir Mungkin.
Kata `mungkin’ ternyata memiliki kekuatan dahsyat. Dengan berpikir
mungkin, kita akan terdorong untuk
mencoba, mencari alternatif solusi,
dan mencari dukungan yang
diperlukan, menggunakan alat atau
fasilitas yang bisa kita manfaatkan untuk mewujudkannya. Nah, berpikir mungkin, membuat kita
untuk berpikir positif atau berpikir
sukses, karena segala sesuatu bisa
diraih. Dulu orang akan terbahak
jika ada yang menyampaikan ide
manusia untuk mendarat di bulan. Tetapi, saat ini, hal itu sudah bukan
hal yang mengherankan lagi. Hal ini
terjadi karena ada orang-orang
yang berpikir `mungkin’, lalu mencari cara dan mencoba
berbagai cara agar kemungkinan
tersebut bisa diwujudkan. Bagaimana dengan Anda, apakah
saat ini mengubah hidup Anda
menjadi lebih baik? Maka yang
perlu Anda lakukan adalah berpikir
lebih baik, atau berpikir positif. Selamat berpikir positif.
Sukses untuk kita semua
amat bagus dari sahabat saya, Prof
Dr. Roy Sembel dan Sandra Sembel. Tulisan ini terlalu sayang untuk saya
nikmati sendiri.
Semoga terinspirasi. Formula Rahasia Berpikir Positif Oleh:Prof. Dr. Roy Sembel & Sandra
Sembel Ubahlah cara berpikir Anda, maka Anda akan dapat mengubah
kehidupan Anda, begitu kata
pepatah. Pepatah ini juga sudah
banyak dijadikan judul buku dan judul artikel. Nah, jika Anda ingin memiliki
kehidupan yang sukses dan
berbahagia, berpikirlah sukses dan
bahagia. Intinya, berpikirlah positif.
Bagaimana caranya? Simak formula
rahasia berpikir positif berikut. Kekuatan Berpikir Positif Mengapa kita harus berpikir positif? Mungkin hal ini tidak lagi rahasia.
Kita perlu berpikir positif agar
mendapatkan hasil yang positif?
Mengapa bisa demikian? Melihat Positif.
Bepikir positif membuat kita fokus
pada hal-hal yang positif. Seperti
juga pengalaman masa kecil penulis
ketika menghilangkan kejenuhan
dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung. Bersama anak-anak lain di dalam mobil, kami berlomba
menemukan mobil berwarna merah.
Siapa yang terlebih dulu melihat
mobil merah, ia bisa menepuk
punggung lawannya. Yang menang
adalah yang paling banyak menepuk punggung lawannya. Ternyata sepanjang jalan, banyak
sekali ditemui mobil warna merah,
sehingga kamipun tidak merasa
bosan dan tak terasa sudah tiba di
tempat tujuan. Pelajaran yang bisa
diambil disini, jika kita berpikir positif, kita akan termotivasi untuk
menemukan hal-hal yang positif
dalam hidup ini. Mungkin saja ada hal-hal lain yang
tidak positif, walaupun hal itu harus
kita alami juga, tetapi kita tidak
akan putus asa, karena fokus
perhatian kita jauh melampaui hal-
hal yang negatif tersebut kepada hal-hal positif dibalik yang non-
positif. Berbicara Positif.
Coba perhatikan dua ucapan di
bawah ini. Keduanya
mengekspresikan ketidakhadiran
pada sebuah acara pertemuan yang
diusulkan. “Maaf pak, besok saya tidak bisa ikut menghadiri pertemuan dengan
Anda, karena sudah ada acara lain
yang sudah terjadwal. Apakah
pertemuan bisa kita jadwal
ulang?” “Pak, saya bisa menyediakan waktu khusus untuk pertemuan
dengan bapak, pada hari Rabu atau
Jum’at. Bagaimana dengan Bapak? Apakah bapak bisa bertemu
hari Rabu atau Jum’at?” Ucapan pertama terlihat lebih fokus
pada diri sendiri, dan
menomorduakan orang lain.
Sedangkan ungkapan kedua
terdengar lebih positif, karena lebih
fokus perhatian pada lawan bicara, sehingga lawan bicara lebih merasa
dihargai. Hasilnya, tentunya lebih positif yang
kedua. Jadi, dengan berpikir positif,
kita juga terdorong untuk berbicara
positif. Kita termotivasi untuk tulus
menyampaikan dan
mengekspresikan emosi positif kita pada orang-orang sekitar, sehingga
merekapun merasa nyaman berada
didekat kita karena terhibur dengan
kata-kata positif tersebut. Mendengar Positif.
Berpikir positif juga membantu kita
untuk mensortir segala sesuatu yang
kita dengar atau membantu kita
menyimak segala sesuatu yang kita
dengan dengan lebih positif. Coba perhatikan dua komentar
berikut mengenai sebuah kuliah
yang baru saja dihadiri.
“Ah, kuliah tadi sama sekali tidak menyenangkan, tidak bermanfaat,
dan membosankan. ” “Kuliah tadi mengajarkan saya mengenai hal-hal penting untuk
menjadi pembicara yang menarik. ” Dengan berpikir positif, kita bisa
melihat kesempatan dalam
kesempitan, kita bisa menyimpulkan
hal positif dari apapun yang kita
dengar. Mendengarkan kritikan dan
ejekan, bisa memotivasi kita untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri. Mendengar pujian juga memotivasi
kita untuk lebih meningkatkan diri.
Mendengar penyampaian masalah,
kita terpacu untuk melihat
kesempatan emas dibalik masalah
tersebut. Bertindak positif.
Tentunya apa yang kita pikirkan
itulah yang kita jalankan. Jika kita
fokuskan pikiran kita untuk pergi ke Surabaya , maka kita akan tiba di Surabaya. Jika kita fokuskan pikiran
kita untuk menyelesaikan sebuah
pekerjaan, maka kita akan
mengerahkan seluruh upaya untuk
menyelesaikan pekerjaan tersebut,
dan pekerjaan tersebut pasti akan terselesaikan. Demikian pula jika kita memikirkan
hal-hal yang positif, maka kita akan
terdorong untuk melakukan hal-hal
yang positif, sehingga kita juga
pasti akan mendapatkan hal-hal
yang positif. Seorang wanita yang berasal dari
keluarga yang hidup kurang, sejak
remaja ingin menjadi dokter,
akhirnya karena ia berpikir ia bisa,
berbagai kendala dan kegagalan
bukan dianggap sebagai kegagalan, karena pikirannya melampaui
kegagalan dan masalah, sehingga
akhirnya iapun dapat meraih cita-
citanya, walaupun ia harus melewati
jalan dan perjuangan panjang
untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. Berpikir Kreatif.
Ternyata berpikir positif juga
mendorong kita untuk berpikir alternatif. Karena fokus kita pada hal-hal yang positif, maka jika
perjalanan kita terhalang oleh hal-
hal yang non-positif, kita bisa
berpikir panjang untuk memutar
otak menemukan ide-ide baru,
alternatif baru untuk melompati masalah atau tantangan yang
menghadang. Jadi, seperti kata pepatah, jika
tidak ada rotan, akarpun jadi. Jika
satu cara tidak bisa, pasti ada cara
lain untuk sukses. Formula Berpikir Positif Setelah kita mengenal kekuatan
berpikir positif, lalu bagaimana
caranya kita mulai berpikir positif. Self-Talk.
Rahasia yang pertama ini
diungkapkan oleh Joel Chue,
seorang penulis buku ` Secrets to unlocking your real potentials.
Menurut Joel, di awal hari, sebelum
kita memulai berbagai kegiatan kita
atau bahkan di hari sebelumnya, kita
perlu berkata pada diri kita bahwa
hari ini kita akan berpikir positif, bertindak positif, berkata positif,
dan meraih hal-hal yang positif. Lalu, kita putar `film kegiatan kita’ di hari itu, dan mencoba mencari
celah mengenai hal-hal positif apa
yang bisa kita terapkan hari itu.
Biasa menjadi luar biasa. Kalau
rahasia yang satu ini sudah
diungkapkan oleh Howard Schultz yang berhasil menjadikan kedai kopi
biasa menjadi luar biasa, bahkan
menjadi menggurita di seluruh
dunia. Jadi, jika Anda bosan dengan hal-
hal yang biasa, coba jadikan luar
biasa dengan cara yang berbeda
atau untuk tujuan yang berbeda,
sehingga hasilnya juga akan secara
signifikan berbeda. Melihat Kedepan.
Banyak orang yang menjadi putus
asa karena mereka hanya
memfokuskan pikiran dan
pandangan mereka pada hal-hal
yang berada di depan mata mereka saja. Mereka tidak mau menunggu
atau mencoba untuk melihat dari
sudut pandang yang berbeda untuk
mendapat pandangan yang
berbeda, atau melihat dengan lebih
luas, sehingga bisa melihat secara lebih lengkap apa yang sedang
terjadi, bukan hanya apa yang
berada di hadapan mereka. Jika seorang buta hanya memegang
ekor gajah yang kecil, maka ia
berpikir bahwa yang dihadapannya
adalah binatang kecil. Tetapi jika ia
mau menganalisa dengan lebih
menyeluruh, maka ia bisa menemukan bahwa yang ia hadapai
adalah binatang yang besar, yang
ada dihadapannya hanyalah
sebagian kecil dari tubuh binatang
tersebut, yaitu, ekornya yang kecil. Demikian juga dengan kita.
Seringkali kita terpana pada
kesulitan kecil, kita tidak mau
melihat `hadiah’ dibalik kesulitan yang sudah menunggu kita. Dengan berpikir positif, kita akan
termotivasi untuk melihat jauh
kedepan, sehingga kesulitan hari ini
tidak akan menjadi batu sandungan
bagi kita untuk maju. Berpikir Mungkin.
Kata `mungkin’ ternyata memiliki kekuatan dahsyat. Dengan berpikir
mungkin, kita akan terdorong untuk
mencoba, mencari alternatif solusi,
dan mencari dukungan yang
diperlukan, menggunakan alat atau
fasilitas yang bisa kita manfaatkan untuk mewujudkannya. Nah, berpikir mungkin, membuat kita
untuk berpikir positif atau berpikir
sukses, karena segala sesuatu bisa
diraih. Dulu orang akan terbahak
jika ada yang menyampaikan ide
manusia untuk mendarat di bulan. Tetapi, saat ini, hal itu sudah bukan
hal yang mengherankan lagi. Hal ini
terjadi karena ada orang-orang
yang berpikir `mungkin’, lalu mencari cara dan mencoba
berbagai cara agar kemungkinan
tersebut bisa diwujudkan. Bagaimana dengan Anda, apakah
saat ini mengubah hidup Anda
menjadi lebih baik? Maka yang
perlu Anda lakukan adalah berpikir
lebih baik, atau berpikir positif. Selamat berpikir positif.
Sukses untuk kita semua
10 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Merusak Otak
Otak merupakan salah satu organ vital dalam tubuh
kita. Otak yang mengendalikan
setiap inchi tubuh kita. Sudah
seyogyanya kita menjaga baik-
baik harta kita sebagai makhluk
yang berpikir. Namun terkadang tanpa sadar kita sebenarnya
sedang merusak otak dengan
perlahan. Apa sebabnya?
Kebiasaan-kebiasaan buruk kita
yang bisa dengan sendirinya
merusak otak. Berikut 10 kebiasaan buruk yang dapat
merusak otak seperti dikutip dari forum
LautanIndonesia :
1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi
sarapan pagi memiliki kadar gula
darah yang rendah, yang
akibatnya suplai nutrisi ke otak
menjadi kurang.
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi
yang kadar lemaknya tinggi, dapat
berakibat mengerasnya pembuluh
darah otak karena penimbunan
lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya
kemampuan kerja otak akan
menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap
akan mengakibatkan penyusutan
otak secara cepat, serta dapat
mengakibatkan penyakit Alzheimer .
4. Mengkonsumsi gula terlalu
banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak
akan menyebabkan terganggunya
penyerapan protein dan nutrisi,
sehingga terjadi ketidak- seimbangan gizi yang akan
mengganggu perkembangan otak
5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen
terbesar dalam tubuh manusia.
Menghirup udara yang berpolusi
menurunkan suplai oksigen ke
otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai
saat beristirahat dan memulihkan
kemampuannya. Kekurangan tidur
dalam jangka waktu lama akan
mempercepat kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup
kepala meningkatkan konsentrasi
zat karbondioksida dan
menurunkan konsentrasi oksigen
yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau
memaksakan untuk menggunakan
pikiran kita saat sedang sakit
dapat menyebabkan
berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling
tepat untuk melatih otak kita.
Kurangnya stimulasi pada otak
dapat menyebabkan
mengkerutnya otak kita.
10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai
salah satu sarana memacu
kemampuan kerja otak.
Berkomunikasi secara intelektual
dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan
menyebabkan kemampuan
intelektual otak jadi kurang
terlatih.
So… tunggu apalagi. Selamatkan otak kita. Jaga baik-baik harta kita
yang tak ternilai ini. Bukan orang
lain yang bisa menyelamatkan
kita, tapi kita sendiri yang dituntut
kesadarannya. Bersyukurlah,
karena saat anda membaca artikel ini, anda masih diberi kesehatan
oleh-Nya. Thank ’s for all God, for everything I have. .
kita. Otak yang mengendalikan
setiap inchi tubuh kita. Sudah
seyogyanya kita menjaga baik-
baik harta kita sebagai makhluk
yang berpikir. Namun terkadang tanpa sadar kita sebenarnya
sedang merusak otak dengan
perlahan. Apa sebabnya?
Kebiasaan-kebiasaan buruk kita
yang bisa dengan sendirinya
merusak otak. Berikut 10 kebiasaan buruk yang dapat
merusak otak seperti dikutip dari forum
LautanIndonesia :
1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi
sarapan pagi memiliki kadar gula
darah yang rendah, yang
akibatnya suplai nutrisi ke otak
menjadi kurang.
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi
yang kadar lemaknya tinggi, dapat
berakibat mengerasnya pembuluh
darah otak karena penimbunan
lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya
kemampuan kerja otak akan
menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap
akan mengakibatkan penyusutan
otak secara cepat, serta dapat
mengakibatkan penyakit Alzheimer .
4. Mengkonsumsi gula terlalu
banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak
akan menyebabkan terganggunya
penyerapan protein dan nutrisi,
sehingga terjadi ketidak- seimbangan gizi yang akan
mengganggu perkembangan otak
5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen
terbesar dalam tubuh manusia.
Menghirup udara yang berpolusi
menurunkan suplai oksigen ke
otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai
saat beristirahat dan memulihkan
kemampuannya. Kekurangan tidur
dalam jangka waktu lama akan
mempercepat kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup
kepala meningkatkan konsentrasi
zat karbondioksida dan
menurunkan konsentrasi oksigen
yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau
memaksakan untuk menggunakan
pikiran kita saat sedang sakit
dapat menyebabkan
berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling
tepat untuk melatih otak kita.
Kurangnya stimulasi pada otak
dapat menyebabkan
mengkerutnya otak kita.
10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai
salah satu sarana memacu
kemampuan kerja otak.
Berkomunikasi secara intelektual
dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan
menyebabkan kemampuan
intelektual otak jadi kurang
terlatih.
So… tunggu apalagi. Selamatkan otak kita. Jaga baik-baik harta kita
yang tak ternilai ini. Bukan orang
lain yang bisa menyelamatkan
kita, tapi kita sendiri yang dituntut
kesadarannya. Bersyukurlah,
karena saat anda membaca artikel ini, anda masih diberi kesehatan
oleh-Nya. Thank ’s for all God, for everything I have. .
Langganan:
Postingan (Atom)
